Sunday, February 28, 2010

Nonton DVD di Ponsel ( DVD to 3gp Converter )

5 comments
Ponsel kamu bisa digunakan sebagai sebagai bioskop mini dengan mengubah format si DVD film menjadi format yang dapat dikenali oleh video player di ponsel yakni 3gp. Salah satu aplikasi yang bisa kamu manfaatkan adalah Gogo DVD to 3gp Converter ( download di sini ). Begini langkah-langkah kompletnya :

1. Download installer file dvd23gp.exe. Klik dobel file tersebut untuk menginstalnya ke PC. Ikuti wizard instalasi hingga tuntas. Centangi opsi [ DVDto3gp Converter ], lalu klik [ Finish ].

2. Aplikasi akan berjalan di layar monitor. Masukkan DVD Film yang hendak diubah ke 3gp ke dalam tray DVD drive. Klik [ Open DVD ]. Arahkan aplikasi ke direktori DVD drive. Klik [ OK ].

3. Aplikasi akan mendeteksi DVD film. Jika ada beberapa video file dalam DVD, pilih salah satu dulu di menu "Title". Biarkan setelan "Audio" dengan opsi default.

4. Jika ingin subtitle ditampilkan, pilih bahasa subtitle di "Subtitle". Beri nama file 3gp hasil konversi di "Tilte".

5. Tentukan folder simpannya dengan mengklik [...]. Pilih folder simpan, lalu klik [ OK ]. Lakukan konversi dengan mengklik [ Start ].



6. Proses konversi akan ditunjukkan dengan bar proses dan tampilnya film. Jika sudah, konversi akan berhenti sendiri. Tapi, jika hendak dihentikan ditengah jalan, klik [ Stop ].

7. File hasil konversi akan disimpan dalam folder simpan yang telah kamu tentukan sebelumnya, dengan nama sesuai dengan yang telah diberikan. Video file tersebut kini telah berformat 3gp.

8. Lanjutkan dengan memindahkan file video dari DVD film tersebut ke kartu memori eksternal di ponsel. Kamu dapat menggunakan jalur koneksi kabel data, Bluetooth, atau memory card reader untuk memindahkannya.

9. Nah, film siap ditonton di ponselmu.


Read More..

Friday, February 26, 2010

Membuat Atribut " Read-Only " Jadi " System "

9 comments
Dalam pemberian atribut file dan folder, sistem operasi Windows mengenal beberapa jenis atribut. Ada atribut hidden yang berfungsi untuk menyembunyikan obyek file atau folder, dan ada atribut Read Only untuk mencegah penghapusan atau penulisan ke dalam file atau folder.

Untuk melakukan perubahan atribut folder seperti yang dimaksudkan diatas, kamu bisa mengklik menu "View > Customize This Folder....". Disini kamu bisa mengatur setiap folder dengan setting yang berbeda. Cuma, kamu tidak diberikan akses untuk mengatur beberapa folder standar Windows seperti Fonts, Downloaded Program Files, dan beberapa Folder sistem lainnya.



Untuk membedakan folder yang telah di customize dengan yang belum, Windows Explorer memberikan flag read only untuk menandai setiap folder yang telah di customize. Meski checkbox Read-Only dalam kondisi aktif, pada kenyataannya kamu masih tetap dapat menulis file ke dalam folder tersebut.
Dibanding menggunakan flag read-only yang sebenarnya lebih ditujukan untuk write protect, kamu dapat mengubah agar Windows Explorer menggunakan flag System untuk semua folder yang telah di customize. Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut :

1. Klik "Start > Run..." lalu ketik "regedt32".

2. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer.

3. Di bagian kanan Window, klik kanan mouse dan pilih "New" > "DWORD Value".

4. Beri nama DWORD Value yang baru kamu buat dengan nama "UseSystemForSystemFolders".

5. Klik ganda DWORD Value UseSystemForSystemFolders dan isikan nilainya dengan 1.

6. Tutup Registry Editor, lalu Restart Windows.


Read More..

Wednesday, February 24, 2010

Membackup Google Chrome

9 comments
Assalamualaikum, aLL... Posting lagi neeh, tentang Google Chrome, kali ini judulnya Membackup Google Chrome. Oke, ini dia:

Menyebalkan sekali kalau profil pribadi seperti catatan History, Bookmark dan sejenisnya hilang tiba-tiba. Sebelum catatan itu hilang, backup dulu semua profilmu di Chrome. Begini caranya:

1. Kunjungi http://www.parhelia-tools.com/products/gcb/googlechrome.aspx dan unduh Google Chrome Backup.

2. Jalankan Google Chrome Backup.

3. Pilih profil dari daftar drop-down dan memanipulasi profil dengan memilih opsi pada menu "Profil Tools".



4. Untuk membackup Profil terkini, pilih "Backup Profile" lalu pilih salah satu backup path. Sebuah file baru yang memuat profil akan dibuat.

5. Untuk mengembalikan profil lama, klik pada profil, pilih "Restore Profile" dan masuk ke file *.GCB yang pernah dibuat. Profil yang dipilih akan dihapus dan dikembalikan dari file backup.

6. Buat Google Chrome profile baru dan buat shortcut pada desktop, dengan switches yang didukung.

7. Hapus Google Chrome Profile.

8. Tambahkan Google Chrome profiles ke Google Chrome backup tool.

9. Pilih opsi untuk menjalankan Google Chrome Backup pada Startup Windows.

Oke.. itu dia,sob... sampai jumpa di Tips Google Chrome selanjutnya...

Read More..

Monday, February 22, 2010

Sembunyikan System Properties

13 comments
Postingan Mamad kali ini judulnya 'Sembunyikan System Properties' , langsung aja, ini dia artikelnya :

System Properties sangat penting. Di dalamnya ada beragam fitur terkait dengan PC yang kamu punya. Alangkah baiknya jika fasilitas ini disembunyikan saja. Caranya cukup mudah. Ikuti saja langkah-langkah dibawah ini :



1. Jalankan Registry Editor dengan cara mengklik menu "Start > Run.." , lalu ketik "regedit"

2. Masuklah ke sub key HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.

3. Klik kanan mouse di sisi kanan window, lalu pilih "New > DWORD Value".

4. Beri nama DWORD Value baru ini dengan nama "NoPropertiesMyComputer".

5. Isikan Value Data NoPropertiesMyComputer dengan nilai 1.

6. Tutup Registry Editor dan Restart PC.

Setelah me-restart PC, kamu tidak akan menemukan lagi menu "Properties" pada ikon "My Computer".

Sekian dari Mamad,

jangan lupa komen ya, sob...


Read More..
Tips-Trik Maksimalkan Windows?
Klik di sini