Showing posts with label Belajar Linux. Show all posts
Showing posts with label Belajar Linux. Show all posts

Sunday, March 21, 2010

Install Flash dan Dukungan Multimedia di Ubuntu

0 comments
Ubuntu memiliki metode sederhana untuk menginstal codec dan plugin lainnya dengan mudah. Ubuntu mengumpulkan semuanya itu dalam satu paket medibuntu yang menyediakan dukungan MP3, dukungan untuk berbagai format audio ( GStreamer plugin ), Microsoft Font, Java Runtime environment, plugin Flash, Lame ( untuk menciptakan file audio terkompresi ), dan pemutar DVD.

Untuk menginstal paket ini, klik "Application > Accessories > Terminal" lalu ketikkan perintah berikut ini :

sudo aptitude install ubuntu-restricted-extras

Selanjutnya Ketikkan Perintah :


cd /etc/apt/sources.list.d/
sudo wget http://www.medibuntu.org/sources.list.
d/$(lsb_release -cs).list
sudo apt-get -q update
sudo apt-get --yes -q --allow-unauthenticated install
medibuntu-keyring
sudo apt-get -q update


Setelah proses ini selesai kamu dapat menginstal paket tambahan. Paket yang paling populer dari Medibuntu adalah w32codecs ( w64codecs untuk instalasi 64 bit ) dan libdvdcss2 untuk dukungan playback DVD terenkripsi.

Supaya paket ini bisa terinstal, ketikkan perintah berikut :


sudo aptitude install libdvdcss2
>> Untuk Instalasi DVD


sudo aptitude install w32codecs
>> Untuk Instalasi Windows Media Codecs - 32 bit


sudo aptitude install w64codecs
>> Untuk Instalasi Windows Media Codecs - 64 bit

Read More..

Thursday, March 18, 2010

Mount Partisi NTFS Secara Permanen

3 comments
Assalamualaikum, sobat Blogger... ketemu lagi neeh... kali ini Judul Postingan Mamad adalah Bagaimana Cara Mount Partisi NTFS Secara Permanen ,, tentunya di Linux. Postingan kali ini Mamad mengambil contoh untuk Mount Partisi NTFS Secara Permanen di Linux Ubuntu.

Sebagian Pengguna yang baru saja beralih ke Ubuntu Linux mungkin masih tetap menginstalasi Windows secara Dual Boot, alias menjalankan Linux dan Windows berbarengan ( Mamad pake dua-duanya ). Untuk dapat mengakses partisi NTFS dari sistem Ubuntu Linux, kamu perlu menggunakan aplikasi ntfs-3g yang biasanya sudah terinstal pada Ubuntu.

Berikut petunjuk penggunaannya :

1. Jalankan aplikasi "Terminal". Dari menu panel, pilih "Application > Accessories > Terminal".

2. Setelah Terminal terbuka, ketik perintah $ sudo fdisk -l untuk melihat daftar partisi yang terdapat dalam sistem Ubuntu kamu.



3. Lihat hasil Outputnya. Lihat pada partisi ke berapa partisi yang bertipe NTFS, misal terdapat pada /dev/sda1. Untuk memount partisi NTFS tersebut secara tidak permanen atau dengan kata lain setelah restart Unmount, kamu bisa membuat direktori untuk meletakkan hasil mount dengan mengetikkan perintah :

$ sudo mkdir -p /media/windows

4. Mount partisi NTFS ke direktori dengan perintah :

$ sudo ntfs-3g /dev/sda1 /media/windows

5. Sekarang partisi NTFS sudah dapat dibaca dan ditulis. Coba buka Nautilus dari menu "Places > Computer", lalu arahkan ke folder /media/windows.

6. Supaya Mount di partisi NTFS menjadi permanen, edit file /etc/fstab dengan perintah : $ gksudo gedit /etc/fstab. Kemudian tambahkan parameter berikut pada akhir barisnya :

/dev/sda1 /media/windows ntfs-3g
defaults,locale=id_ID.UTF-8 0 0


Sekian, sobat... Semoga bermanfaat...
Wassalam...


Read More..

Tuesday, March 16, 2010

Mengintip Dukungan File System di Linux

4 comments
Posting lagi neh, hari ini... judulnya 'Mengintip Dukungan File System di Linux'...

Ya, kita sudah tau, Dukungan File System antara Windows & Linux tidak semua sama. Malahan banyak yang berbeda. Pada Postingan Mamad kali ini, Mamad akan sharing sedikit ilmu yang simpel bagaimana cara 'Mengintip Dukungan File System di Linux',, Simak yang berikut ini :



Di Linux, dukungan terhadap sistem file memegang peranan penting. Tanpa adanya dukungan file sistem tertentu di dalam sistem Linux, kita tidak dapat membaca dan mengisi file ke partisi. Untuk mengetahui sistem file apa saja yang didukung oleh Linux yang kita pakai, cukup jalankan perintah berikut di console/terminal:

" # cat /proc/filesystems ".

Pada daftar yang muncul, kamu dapat mengetahui sistem file yang didukung Linux. Jadi apabila muncul kesalahan ketika sedang melakukan mount sebuah perangkat, ada kemungkinan perangkat itu memiliki sistem file yang tidak didukung oleh Linux.



Sekian,,
Wassalam...

Read More..

Mengubah Sistem Operasi Standar di GRUB Loader

4 comments
Assalamualaikum, sobat Blogger, udah lama neeh, Mamad gak posting... maklumlah.. sibukk...

Postingan kali ini Mamad pengen sharing bagaimana cara 'Mengubah Sistem Operasi Standar di GRUB Loader (khusus yang pake Dual Booting atau lebih)'. Kalo kita memasang 2 Sistem Operasi di PC kita, ambil contoh Ubuntu & XP (Mamad pake yang ini), maka saat Booting akan tampil pilihan seperti ini :



Nah, rata-rata di GRUB Loader Linux berada di pilihan paling atas.. sedangkan Windows di pilihan paling bawah.. Jika kita ingin masuk ke Windows, tentu kita harus cepat-cepat memilih yang paling bawah, karena waktu GRUB Loader akan masuk ke OS yang kita Highlight selama 10 detik.. Nah, ini mungkin agak merepotkan kita setiap kita ingin masuk ke Windows.

Oke.. ini dia tips nya kalo kita ingin merubah Windows di pilihan paling atas :
Simak penjelasan berikut >>

Boot manager LILO akan menetapkan Linux sebagai sistem operasi standar. Ia akan menjalankan sistem operasi itu secara otomatis setelah jeda waktu tertentu. Kita bisa bikin agar bukan Linux yang jadi sistem operasi standar. Caranya :

1. Jalankan KDE Control Center.
2. Pada tab [Index], klik menu [System] > [Boot Manager (LILO)].
3. Pada tampilan menu "Boot Manager (LILO)", klik tombol [Administrator Mode] di bagian kiri bawah.
4. Isikan root password kamu dan klik tombol [OK].
5. Klik tab [Operating Systems].
6. Pilih salah satu sistem operasi pada daftar di sebelah kiri dengan cara mengkliknya.
7. Klik tombol [Set Default].
8. Klik tombol [Apply].
9. Tutup KDE Control Center.
10. Restart.

Maka hasilnya akan terlihat...
Siip, kan ??
Jangan lupa komen nya, sob...

Read More..

Monday, March 8, 2010

How to Install Debian Lenny i386 Architecture

0 comments
Assalamualaikum, sobat semua... Mamad harap sobat semua baik2 saja... Oke... postingan Mamad kali ini Mamad khususkan untuk anak2 X-Kaje yang Blerr abiss....
Oke langsung aja ini dia Screen Shoot Debian Lenny :








Langsung aja Download .pdf nya di :

How to Install Debian Lenny i386 Architecture

Oya, harus daftar dulu kalo mo download... soalnya di docstoc... gk gw upload ulang... karena lemotzzzz... bngettzzzz... wkwkw..

Wassalam...

Read More..

Saturday, January 23, 2010

Instal Seamonkey di Linux

0 comments

Mozilla nggak merilis Installer Seamonkey untuk Linux. Tapi bukan berarti Seamonkey nggak bisa diinstal di Linux. Kamu bisa memasang 'Monyet Laut' ini dengan mengekstraksi file tar.bz2 ke direktori standar yang biasanya ada di /usr/local/seamonkey .

Langkah lengkapnya begini :
1. Jalankan Konsol Linux.

2. Buat direktori bernama seamonkey2. Ketik "mkdir seamonkey2" dan masuklah ke direktori itu dengan mengetikkan "cd seamonkey2" .

3. Klik http://download.mozilla.org/?product=seamonkey-2.0.1&os=linux&lang=en-US untuk mengunduh Seamonkey terbaru buat Linux. Simpan unduhan di direktori yang baru dibuat.

4. Ekstrak file yang baru diunduh dengan perintah "tar jxvf seamonkey-2.*.tar.bz2.

5. Masuklah di direktori seamonkey dengan mengetikkan "cd seamonkey".

6. Jalankan seamonkey dengan perintah "./seamonkey". Sesaat kemudian Seamonkey siap untuk digunakan.


Read More..

Wednesday, January 20, 2010

Menginstal Linux Mandriva

43 comments

Assalamualaikum, sobat Blogger.. ketemu lagi neeh... sama mamad.. kali ini mamad pengen sharing tentang bagaimana 'Menginstal Linux Mandriva'... Oke, ni dia Postingannya :

Pastinya sobat Blogger semua udah pada tau kan.. salah satu distro Linux : 'Mandriva', Naah.. mari kita bahas Bagaimana Cara Menginstal Linux Mandriva :

-Sebelum kita memutuskan untuk menggunakan Mandriva, ada Spesifikasi minimal yang dibutuhkan agar kita dapat nyaman menggunakan Linux Mandriva, yaitu :

1. Processor: Intel®, AMD atau VIA processor.
2. RAM: minimum 512MB, direkomendasikan 1GB .
3. Hard disk: minimum 2GB, direkomendasikan 6GB.
4. Graphics card: NVIDIA®, ATITM, Intel®, SiS, Matrox,VIA. 3D untuk desktop dibutuhkan NVIDIA GeForce (≥ 8800), ATITM Radeon 7000 hingga HD 3870, atau Intel® i845 hingga x4500HD.
5. 3D acceleration.
6. Sound cards: Semua Sound Blaster, AC97 dan HDA compatible cards. Catatan : Creative Labs X-Fi cards sekarang tidak dapat digunakan.
7. DVD drive (dibutuhkan).
8. SATA, IDE, SCSI, SAS: hampir semua controllers didukung pada mode non-RAID, dan beberapa pada mode RAID.

Apakah spesifikasi PC mu sudah sesuai ??

-Cara Mendapatkan CD Mandriva One 2008.1 Spring :
Download Iso CD Mandriva One 2008.1 Spring CD dari http://www.mandriva.com/en/download, burn menjadi CD bootable.

-Booting Mandriva LiveCD :
1. Set BIOS first boot pada CD/DVD
2. Masukkan CD Mandriva One 2008 Spring pada CD/DVD drive.
3. System akan di-boot dalam live system untuk langsung dapat digunakan uji coba pemakaian linux.
4. Setelah yakin ingin meng-install Mandriva pada hard drive anda, bisa anda lakukan dengan beberapa langkah mudah.

-Oke, ini dia cara Menginstal Linux Mandriva :
1. Pertama, Pilih Bahasa : (English-US).



2. Pilih Negara :



3. Menyetujui lisensi Mandriva.

4. Pilih keyboard layout: (US)

5. Pilih waktu : (lokal)

6. Akhirnya, live desktop dimulai.



7. Menginstal System Pada Hardisk, Untuk menginstal Mandriva One 2008 Spring ke dalam hard disk anda, Klik pada icon Live Install :



8. Akan dijalankan installation wizard. Klik Next:



9. Partisi : (Penting! Lakukan dengan TELITI):
*Default partisi Mandriva adalah “Use free space” (Ini akan menggunakan sisa ruang hardisk anda yang bebas, tidak terpartisi)
*Jika ingin men-set partisi sendiri, pilih “Custom disk partitioning”. Sebelumnya, siapkan sebuah partisi kosong dengan menggunakan Partition Magic (pada windows) atau cfdisk (dengan live cd slax)
*Setelah itu partisi akan dibuat dan diberlakukan! (Ingat, anda dapat kehilangan seluruh isi hard disk, jika salah pada tahap ini!)

10. Pilihan default : (Use free space), Klik next untuk melanjutkan proses instalasi.

11. Sistem sedang diinstal :



12. Konfigurasi bootloader : Pilihan default, sudah ok, klik Next



13. Menu Boot : (secara default sudah ok), Kalau tidak ingin melakukan perubahan, klik Finish.

14. Proses instal selesai. Klik Finish untuk mengakhiri proses instalasi:



-Mencoba Mandriva hasil instalasi:
1. Untuk menggunakan sistem Mandriva hasil instalasi, anda harus reboot dan mengambil CD Mandriva dari CD drive.

Caranya :
Lakukan Log out dari sesi desktop saat ini dengan meng-klik icon merah di pojok kanan bawah (atau KStart – Log out), lalu pilih Restart Computer pada menu yang ditampilkan.

2. Reboot:



3. Pada tahap ini, ambil CD Mandriva dari CD drive lalu tekan



4. Memulai Mandriva Linux 2008 Spring, Pilih Boot Mandriva Linux 2008 Spring pada menu botloader (atau tunggu saja beberapa saat):



5. First Boot (biarkan dan tunggu saja), Selama sesi boot pertama kali, sistem me-nambahkan online repositories pada konfigu-rasinya :



6. Root Password, Isikan password untuk root dan buatlah sebuah user account (misal : mamaders) dan klik Next :



7. Akan ditampilkan wizard “First Time” :



8. Jika anda tidak ingin mengisi detilnya, klik decline :



9. Terakhir, klik Finish untuk keluar dari wizard ;



10. Login ke Desktop Mandriva, Ketik user account anda dan passwordnya, lalu tekan , Anda tidak diperbolehkan menggunakan user “root” pada sesi GUI.



11. Login sebagai user, mamaders :



Oke dahh... selesai, sob... gimana ?? tertarik dgn Mandriva ?? udahh... sikat aja... hehe...

Jika Sobat mau mendownload 'Menginstal Linux Mandriva' dalam format .ppt (presentasi), Silakan Download disini !!

Sekian dulu dari mamad.. ... eh, jangan lupa komen yaa...
Wassalam..











Read More..

Friday, December 18, 2009

Beberapa Perintah Dasar Editor Vi

1 comments
Editor vi adalah sebuah editor text standar pada sistem operasi Linux yang berbasiskan mode teks. Seorang user yang menggunakan vi untuk pertama kalinya, mungkin akan mengalami sedikit kesulitan dalam memahami perintah-perintahnya dikarenakan tidak adanya menu-menu yang ditampilkan pada saat kita sedang mengedit file.



Cara menjalankan :

$ vi [tekan enter]

Perintah di atas akan menjalan editor vi dengan membuat file baru tanpa nama

$ vi namafile [tekan enter]

Perintah di atas akan menjalankan editor vi diikuti nama file, jika nama file belum ada maka akan dibuat file baru
Berikut ini adalah beberapa perintah dasar yang dapat digunakan :


ESC Untuk mengaktifkan mode perintah utama, menonaktifkan semua mode perintah sebelumnya
i Untuk mengedit file
a Untuk mengedit file
/ diikuti dengan memasukkan kata yang hendak dicari, digunakan untuk mencari kata atau kalimat. Untuk mencari berikutnya gunakan tombol N
dd Untuk menghapus 1 baris
Xdd Untuk menghapus sejumlah X baris, contoh :
5dd (menghapus 5 baris)
3dd (menghapus 3 baris)
yy Untuk menyalin(copy) 1 baris
Xdd Untuk menyalin X baris, contoh :
7yy (menyalin 7 baris)
5yy (menyalin 5 baris)
p Untuk mempaste baris file yang sudah disalin
w Untuk menyimpan file
q Untuk keluar dari vi tanpa menyimpan file
q! Jika file sudah diedit, maka gunakan perintah ini untuk keluar dari vi tanpa menyimpan file tersebut
wq Untuk menyimpan file, kemudian keluar dari vi
x Untuk menyimpan file, kemudian keluar dari vi

Read More..

Mengatur Jam dan Tanggal Sistem di Linux

1 comments
Perintah date selain digunakan untuk melihat jam dan tanggal, juga dapat digunakan untuk mengatur/setting jam dan tanggal sistem. Untuk mengaturnya cukup pastikan anda sudah login sebagai root atau mempunyai akses super user dengan menggunakan perintah sudo.



Bentuk dasar :

# date MMDDhhmmYYYY.ss

MM bulan (1-12)
DD tanggal (1-31)
hh jam (0-23)
mm menit (0-59)
YYYY tahun

Contoh :

# date 072909202009

Catatan penulisan detik opsional atau tidak wajib diketikkan.



Read More..

Memulai Belajar Linux

4 comments
Memulai Linux dapat dimulai dengan mencoba-coba sendiri instalasi Linux dan bertanya kepada teman yang sudah mendalami Linux. Setelah itu anda juga bisa mengikuti kursus-kursus Linux untuk memperdalam materi Linux. Dan kemudian adalah mencari pengalaman-pengalaman troubleshooting di Linux.



Semua hal di atas tentunya membutuhkan niat dan keberanian, karena kebanyakan pemula yang ingin belajar Linux terbentur dengan beberapa hal. Contohnya dengan instalasi, masih banyak yang enggan bahkan takut untuk memulai menginstal Linux di komputernya. Namun anda dapat menggunakan software seperti VirtualBox yang gratis untuk memulainya, meski dengan syarat RAM komputer anda minimal saya sarankan adalah 1 GB.

Mengenai tutorial sebaiknya anda memulainya dari buku jangan dari ebook (pdf). Kupas tuntas buku tersebut yang banyak bisa anda dapatkan di toko buku, sedangkan ebook hanya bersifat pengetahuan tambahan yang dapat dibaca sewaktu-waktu. Kebanyakan dari pemula ini adalah senang/gemar mengumpulkan ebook tapi tidak pernah dibaca ataupun kalau dibaca tidak pernah sampai tuntas.

Setelah anda memahami dasar dari Linux, sebaiknya coba anda ikuti kursus Linux. Saat ini ada beberapa tempat kursus yang menyediakan materi Linux, mulai dari yang murah hingga cukup mahal. Kursus ini berguna untuk membantu anda lebih memahami Linux.

Pengalaman adalah guru terbaik. Saya sering mengalami beberapa kasus setelah berkecimpung dengan Linux, semakin sering anda menemukan masalah atau melakukan troubleshooting di Linux maka anda akan semakin mahir di Linux. Kadang-kadang beberapa kasus itu tidak terlalu rumit namun bagi sebagian orang kasus ini sudah menjadi masalah yang rumit dan seakan-akan tidak ada solusinya.

Setelah itu semua, langkah yang dapat anda ambil agar anda lebih diakui sebagai seorang ahli Linux, ambilah sertifikasi Linux seperti LPI dan RHCE melalui beberapa lembaga di Indonesia.

Selamat ber-Linux ria!


Read More..
Tips-Trik Maksimalkan Windows?
Klik di sini